Dithiocarbamate (DTC) Test Kit

Dithiocarbamate (DTC) Test Kit

Tetang Pestisida

FAO mendefinisi pestisida sebagai “zat atau campuran zat yang bertujuan untuk mencegah, membunuh, atau mengendalikan hama tertentu, termasuk vektor penyakit bagi manusia dan hewan, spesies tanaman atau hewan yang tidak diinginkan yang dapat menyebabkan kerusakan selama produksi, pemrosesan, penyimpanan, transportasi, atau pemasaran bahan pertanian (termasuk hasil hutan, hasil perikanan, dan hasil peternakan).Istilah ini juga mencakup zat yang mengendalikan pertumbuhan tanaman, merontokkan daun, mengeringkan tanaman, mencegah kerontokkan buah, dan sebagainya yang berguna untuk mengendalikan hama dan memitigasi efek dari keberadaan hama, baik sebelum maupun setelah panen.”[8]

Pestisida juga dapat diklasifikasikan berdasarkan mekanisme biologisnya dan metode penerapannya. Kebanyakan pestisida bekerja dengan meracuni hama.[13] Pestisida sistemik diserap oleh tanaman dan bergerak di dalam tanaman sehingga meracuni hama yang menghisap nutrisi tanaman. Insektisida dan fungisida bergerak melalui xylem. Insektisida sistemik dapat membahayakan serangga non target, bahkan serangga yang menguntungkan seperti lebah dan polinator lainnya, karena sinsektisida sistemik juga bergerak dari dalam tubuh tumbuhan ke bunga.

Pestisida juga bisa diklasifikasikan berdasarkan kemampuan terurainya (biodegradable dan persisten) yang dapat berlangsung selama beberapa detik hingga tahunan. DDT membutuhkan waktu tahunan untuk terurai di alam, dan akan terakumulasi dalam rantai makanan.[15]

Organofosfat

Pestisida organofosfat mempengaruhi sistem syaraf dengan mengganggu enzim yang mengatur asetilkolin, zat penghantar sinyal syaraf. Ditemukan pada awal abad ke 19, namun efeknya pada serangga dan manusia baru diketahui pada tahun 1932: organofosfat sama berbahayanya bagi serangga dan manusia. Beberapa sangat beracun dan digunakan di Perang Dunia II sebagai senjata. Namun biasanya tidak bersifat persisten di alam.

Karbamat

Sama seperti organofosfat, namun efeknya bersifat reversible dan dapat disembuhkan.

Organoklorin

Organoklorin bekerja dengan mengganggu keseimbangan ion kaliumnatrium di dalam jaringan syaraf. Organoklorin telah dilarang penggunaannya di berbagai negara karena membahayakan lingkungan dan kesehatan serta bersifat sangat persisten.

Piretroid

Dikembangkan sebagai versi sintetik dari senyawa alami piretrin yang ditemukan di bunga krisan. Namun senyawa piretroid sintetik berbahaya bagi kesehatan sistem syaraf.

Sulfonilurea

Pestisida ini membunuh tanaman dengan menghambat enzim asetolaktat sintase.[16]

Biopestisida

Biopestisida dikembangkan dari bahan alami, dari hewan, tumbuhan, bakteri, dan bahan tambang mineral. Contohnya adalah minyak kanola dan baking soda memiliki kemampuan sebagai pestisida. (https://id.wikipedia.org/wiki/Pestisida)

Introduction

Dithiocarbamate merupakan grup pestisida lain kelompok fungisida, yang secara luas digunakan dalam produk pertanian khususnya pada sayuran dan buah-buahan. Beberapa bahan kimia pada kelompok ini kandungan toksisitasnya rendah dan ada beberapa lagi yang tingkat toksisitasnya sangat tinggi. Saat ini, penggunaan dithiocarbamate pada produk local maupun impor cukup banyak, namun  masih kurang dalam pengawasan residu pada makanan.  Oleh karena itu perlu dilakukan uji cepat menggunakan Rapid Test Kit dalam pengujiannya sebagai bentuk perlindungan konsumen.

Dithiocarbamate (DTC) Test Kit merupakan test kit kualitatif yang sensitif dengan hasil deteksi level Aman dan Tidak Aman. Test Kit merupakan test kit terbaru, tercepat, dan terakurat . Golongan ditiokarbamat merupakan fungisida yang bereaksi dan menginaktivasi kelompok sulfhidril asam amino dan enzim sel jamur yang mengakibatkan gangguan metabolisme lipid dan respirasi.

Overview Product

  • Test kit dengan hasil yang akurat, sensitive
  • Hasil uji dapat diperoleh dalam waktu ±10 menit
  • Test kit terdiri dari reagent, dan alat penunjang analisis
  • Jumlah reagent termasuk pelarut ada 6 yaitu DTC Solution, DTC-1, DTC-2, DTC-3, DTC-4, dan DTC-5
  • Limit deteksi : 0,8 mg/Kg (peppers & chilli) ; 0,4 mg/Kg (sayuran dan buah-buahan lain)
  • Tidak membutuhkan proses pemanasan

Target sampel

Sayuran segar dan buah-buahan

Senyawa Target

Zineb, Maneb, Mancozeb, Mentriram, Mabam, Nabam, Propineb, Thiram, Ziram, Ferbam.

Ordering Information

Cat. No : PAL-008GF.40  : DTC test kit paket lengkap (Test set & Reagent 40 test)

Cat. No : PAL-008GF.100 : DTC test kit paket lengkap (Test set & Reagent 100 test)

Cat. No :  PAL-008GF.T : Test Set Instrument (Terdiri dari : Test tube, rack, forceps, glass funnel size 3,5-4,5  cm, pipette 1 mL, etc) (TANPA REAGENT)

Cat. No :  PAL-008GF.R.40 :  Refill Reagent DTC test kit 40 test (terdiri dari : DTC solution, DTC-1, DTC-2, DTC-3, DTC-4, DTC-5, cotton wool) (HANYA REAGENT)

Cat. No :  PAL-008GF.R.100 : Refill Reagent DTC test kit  100 test (terdiri dari : DTC solution, DTC-1, DTC-2, DTC-3, DTC-4, DTC-5, cotton wool) (HANYA REAGENT)